JIKA MELIHAT FITNAH (GODAAN) MAKSIAT ANTARA LAWAN JENIS DI INTERNET MAUPUN DI DUNIA NYATA

JIKA MELIHAT FITNAH (GODAAN) MAKSIAT ANTARA LAWAN JENIS DI INTERNET MAUPUN DI DUNIA NYATA

Diantara fitnah syahwat yang tersebar di dunia maya dan dunia nyata adalah fitnah wanita. Godaannya tersebar di mana-mana, maka hendaklah seorang laki-laki shalih untuk selalu MEMOHON PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH TA’ALA dari perangkap setan ini.

Inilah yang pertama harus dia lakukan, dan tentunya segera berpaling dari godaan-godaan tersebut. Sebagaimana Nabi Yusuf ‘alaihissalam, ketika digoda oleh istri pejabat maka yang pertama beliau lakukan adalah memohon perlindungan kepada Allah ta’ala,

وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ

“Dan wanita yang Nabi Yusuf berada di rumahnya memaksa beliau untuk berbuat kekejian dengannya, dan pintu-pintu rumahnya telah dia tutup seraya berkata, “Datanglah padaku.” Nabi Yusuf berkata, “AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH, sesungguhnya tuanku (suamimu) telah berbuat baik kepadaku (aku tidak akan mengkhianatinya) sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beruntung.” [Yusuf: 23]

Dalam ayat ini Nabi Yusuf ‘alaihissalam mengingatkan:

1. Memohon perlindungan kepada Allah ta’ala.

2. Perselingkuhan adalah kezaliman terhadap pasangan, dan juga kezaliman terhadap diri sendiri.

3. Pelakunya tidak akan beruntung. Ini peringatkan dari akibat buruknya.

4. Seorang yang sudah memiliki pasangan yang sah pun TIDAK AMAN DARI FITNAH LAWAN JENIS selain pasangannya yang sah, bahkan istri yang dunianya sudah dicukupi oleh suaminya sekalipun.

Dan fitnah itu muncul ketika pintu-pintunya dibuka, diantaranya pintu mengumbar pandangan dan membuka hubungan yang diharamkan. Maka hendaklah seorang suami menjaga istrinya dari fitnah ini, terutama melalui sarananya yang begitu mudah masuk ke rumah kita: INTERNET. Sebagaimana seorang istri juga hendaklah senantiasa mengingatkan suaminya, dan MEMBANTU SUAMINYA UNTUK MELALUI JALAN YANG HALAL.

Demikian pula seorang WANITA SHALIHAH, apabila ada laki-laki asing mendekatinya, terlebih dalam keadaaan ia tidak bersama mahramnya, maka pertama sekali yang hendaklah dia lakukan adalah MEMOHON PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH TA’ALA dan segera berpaling darinya. Inilah yang dilakukan Maryam ‘alaihassalam,

فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَن مِنكَ إِن كُنتَ تَقِيًّا

“Maka Kami utus kepadanya malaikat Jibril ‘alaihissalam dalam bentuk seorang manusia yang sempurna, (maka tatkala melihatnya) ia berkata, AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARIMU, jika kamu orang yang bertakwa (takutlah kepada Allah).” [Maryam: 16-17]

Dalam ayat ini Maryam ‘alaihassalam mengingatkan:

1. Memohon perlindungan kepada Allah ta’ala yang Maha Penyayang.

2. Mengingatkan laki-laki tersebut untuk takut kepada Allah ta’ala.

3. Berhati-hati dari setiap laki-laki yang mendekatinya tanpa memperhatikan adab Islam.

4. Tidak dibenarkan laki-laki dan wanita yang bukan suami istri atau tanpa hubungan mahram untuk berdua-duaan (atau mebuka pintu-pintu fitnah), sebab hal itu merupakan sebab terbesar yg mengantarkan kepada zina.

Sofyan Chalid Ruray

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s