Ibnu Hajar dan An-Nawawiy rahimahullah Bukan Mubtadi’

Penanya :
ما نصيحتكم لمن يبدِّع الإمَامين ٱبن حجر والإمام النووي -رحمهم الله- ؟
“Apa nasihatmu terhadap orang yang membid’ahkan (men-tabdii’) dua orang imam : Ibnu Hajar dan An-Nawawiy rahimahumallah?”.
Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzaan rahimahullah menjawab :
هذا هو المُبتدع ، هذا هو المُبتدع … وأمَّا الإمام ابنِ حجر والإمام النَّووي فهما إمامان جليلان محدِّثان . ولهما مؤلفات عظيمة إستفاد منها المسلمون ولا يزال المسلمون يستفيدون منها ، وهم من علماء الحديث ؛ فلا يجوز تبديع هذين الإمامين ، نعم
“Dialah[1] yang mubtadi’….. Al-Imaam Ibnu Hajar dan Al-Imaam An-Nawawiy adalah dua orang imam yang agung, ahli hadits. Keduanya mempunyai banyak tulisan yang besar yang diambil manfaatnya oleh kaum muslimin. Dan kaum muslimin akan senantiasa mengambil manfaat dari karya-karya mereka tersebut. Mereka termasuk ulama hadits. Oleh karena itu, tidak boleh membid’ahkan kedua imam ini.Na’am…” [sumber : http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=38765].[2]
Referensi : abul-jauzaa’
Artikel Blog Abu Abdurrohman


[1]      Yaitu, orang yang membid’ahkan Ibnu Hajar dan An-Nawawiy rahimahumallah.
[2]      Ada sebagian orang yang sampai berkata :
Pendusta orang yang mengatakan padamu bahwa An-Nawawiy itu salafiy. Demi Allah, pendusta….”.
Wallaahul-musta’aan. Beginikah adab terhadap ulama yang terjatuh dalam kekeliruan ?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s